Selasa, 01 Februari 2011

Tukang Rujak

Pada suatu sore yang cerah di Wyata Guna, tersebutlah teman kita yang teramat sangat sedang merindukan nikmatnya rujak... Maka Ia pun mencari tukang rujak yang biasa mangkal di Asrama Camar... Namun hati yang senang karena telah terbayang nikmatnya rujak berubah kecewa setelah ternyata tukang rujak tak ada di tempat seperti biasanya. Pikirnya, daripada memendam kekesalan ini sendirian, jiwa iseng teman kita pun muncul... lalu sambil berjalan pulang dari Asrama Camar ke markas di Sekretariat, Ia pun berteriak,” Rujak..rujak...!”

Tak menyangka akan ada yang tertipu karena pasti temen-teman telah mengenal suaranya... Tiba-tiba begitu mendekati Asrama Kenari, jendela belakang Asrama Kenari pun terbuka... Sebuah suara menyambut, “ Mang, Mang rujaknya satu..!”
Berbalas, “Anda belum beruntung... tukang rujak gak jualan, masa suara temen sendiri gak kenal... kebangetan itu mah.. he..he..he..”

Tidak ada komentar:

Free Domain Names @ .co.nr!